3/30/17

Cara mengetahui orang yang berbohong lewat bahasa tubuh

Cara mengetahui orang yang berbohong lewat bahasa tubuh

Siapa yang tidak pernah berbohong ? tentunya kita semua pernah berbohong, baik itu di sadari maupun tidak, serius ataupun sekedar candaan.  Begitu pula orang-orang di sekeliling kita misalnya saja teman ataupun pasangan kita sendiri, tapi apakah anda tahu bahwa mereka sedang berbohong ?
Dalam komunikasi dan sebuah hubungan pada umumnya kita memaknai komunikasi sebagai suatu penyampai pesan secara verbal, baik lisan ataupun tulisan, tapi di samping komunikasi tersebut sebenarnya seringkali kita memperhatikan bahasa tubuh lawan bicara kita tanpa kita sadari, misalnya saja ketika kita berbicara dengan seseorang dan orang tersebut menguap atau mendadak menjadi diam, biasanya kita akan berfikir apakah yang kita bicarakan tersebut salah dan secara otomatis kita akan mencoba untuk memaknai isyarat tersebut dengan pengalaman pribadi. Selain daripada itu,  dalam komunikasi ferbal biasanya kita akan kesulitan untuk memahami perkataan seseorang apakah benar ataupun sebuah kebohongan, dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. Desmond morriss menyatakan bahwa anda tidak dapat memalsukan bahasa tubuh anda, karena seseorang yang berbohong akan cenderung lebih memperhatikan ucapan daripada bahasa tubuh.
 banyak sekali manfaat yang bisa kita peroleh apabila kita mengetahui tingkat kejujuran lawan komunikasi kita dalam sebuah interaksi/hubungan.  Sehingga dalam pembahasan kali ini saya merasa perlu untuk berbagi dengan para pembaca tentang tehnik psikologi untuk memahami bahasa tubuh orang yang sedang berbohong. Hal ini bisa sangat bermanfaat untuk menghindari penipuan yang dapat merugikan kawan-kaan sekalian...
yang bisa temen-temen amati dari bahasa tubuh orang yang sedang berbohong diantaranya adalah sebagai berikut :
Ø Menutup mulut dan Batuk.
Menutup mulut hingga batuk merupakan hal yang paling sering dilakukan anak-anak hingga orang dewasa ketika berbohong,  hal tersebut dikarenakan pada saat berbohong otak secara refleks menghentikan ucapan bohong kita tersebut dengan cara menutup mulut untuk menghentikan perkataan tersebut, oleh karenanya ketika berbohong kita akan merasakan sesuatu yang mengganjal dan otak harus bekerja keras memanipulasi realitas dalam pengalaman pribadi yang artinya sebelum berbohong kepada orang lain kita akan memaksa otak untuk membohongi diri kita sendiri terlebih dahulu.
Cara otak membuat tangan refleks menutup mulut ini dapat dianalogikan secara lebih sederhanamisalnya saja ketika kita tertawa terlalu keras atau mengucapkan kata yang kotor maka kita secara otomatis akan menutup mulut kita secara refleks untuk menghentikan tawa, ucapan kasar tersebut.
·         Namun hal tersebut dapat terjadi sebaliknya, apabila anda sedang berbicara dan seseorang menutup mulutnya secara sepontan tanpa ada alasan yang jelas dapat diartikan juga bahwa seseorang tersebut sedang cemas, ataupun menyangka anda sedang berbohong.
Ø Menyentuh Hidung

Gerakan ini relatif lebih tenang dan terkontrol daripada sebelumnya, gerakan menyentuh hidung ini biasanya dilakukan dengan perlahan dan tenang di bagian bawah buakan dengan cara menggaruknya secara keras dan cepat , namun memenag ada yang melakukannya dengan cepat dan anda juga harus berhati hati apabila lawan bicara anda menggosok hidung karena mungkin saja ia memang sedang merasakan gatal di bagian hidungnya, atau bisa dikatakan pula bahwa anda harus tetap memperhatikan kemungkinan ketika lawan bicara anda menyentuh hidung.
Penjelasan :  ketika pikiran negatif (berbohong) memasuki alam bawah sadar, maka dengan refleks otak akan mengisyaratkan untuk menutup mulut yang telah mengatakan sesuatu yang tidak sebenarnya dan gerakan menutup hidung/menyentuh hidung maka hal tersebut merupakan usaha diri untuk menyamarkan gerakan menutup mulut maka yang di sentuh adalah hidung.
Teori lainnya menyatakan bahwa ketika berbohong ujung syaraf hidung akan merespon dan menghasilkan rasa gatal, coba perhatikan pula bagaimana gejala tubuh anda ketika berbohong, kadang hidung anda akan mengembang dan mengempis secara cepat.
Ø Perhatikanlah Mata lawan bicara anda

Mata merupakan gerbang jiwa, dimana dalam keadaan tertentu mata dapat mencerminkan kondisi kejiwann, perasaan dan sesuatu yang tengah dialami oleh seseorang, oelehkarena itu kita dapat memperhatikan seseorang yang sedang berbohong dengan cara memperhatikan kedua matanya, salahsatu gejala yang sering muncul diantaranya adalah :
·         Memalingkan pandangan :
Saat berbohong secara otomatis mata akan menghindari kontak pandanagn dengan lwan bicaranya biasanya akan berusaha untuk melihat kearah bawah samping atau lain pandangan, biasanya di sertai dengan isyarat seolah mata gatal sambil mulut terus berbicara, tapi harus juga di waspadai karena menghindari kontak mata juga sering di lakukan orang-orang pemalu.
·         Mengedipkan mata lebih sering.
Ketika anda berbohong anda akan merasa gugup, dan rasa gugup  dapat emicu mata untuk lebih sering berkedip dariada biasanya . sehingga apabila lawan bicara anda lebih cepat dan sering berkedip ketika berbicara maka ada kemungkinan bahwa apa yang dia katakan adalah bohong.
Ø Memalingkan wajah.

Menurut buku the psicology interpersonal behavior mengatakan bahwa ketika kita sedang berbicara kita melakukan 30-60% pandangan dalam pembicaraan , tetapi apabila lawan bicara anda serng memalingkan wajah atau menutui wajah maka mengisyaratkan ada sesuatu yang  sedang di tutupi salahsatunya adalah gejala tubuh ketika berbohong, mungkin rasa gugup atau sebagainya.
Ø Menggaruk leher.
Menurut Dr. Morris orang yang sedang berbohong cendrungg menggaruk leher dengan jari telunjuk, hal ini menandakan keraguan dengan apa yang telah ia ucapkan, dan untuk menutupi isyarat menutup mulut dan hidung maka yang di lakukan adalah menggaruk leher.
Ø Perubahan nada suara.
Biasanya orang yang sedang berbohong akan merasa gugup dan cemas, hal tersebut dapat membuat suara yang kluar menjadi terputus-putus dan tidak lancar, biasanya akan banyak kata yang mengisyaratkan kebingungan misalnya saja, eeeeee, mmmm,, ehhh dan sejenisnya..

Beberapa gejala diatas dapat terjadi secara universal, karena saya menuliskan tanda-tanda kebohongan yang  biasanya dilakukan oleh seseorang, namun tidak menutup kemungkinan bahwa gejala tersebut dapat berbeda di lingkungan yang memiliki kebudayaan yang berbeda.

Di sarikan dari buku :  membaca pikiran orang lewat bahasa tubuh, ditulis oleh dinata eka putra.


Terimakasi untuk membaca . Silahkan Bagikan apabila bermanfaat , copas sertakan sumbernya J




No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar terkait artikel dan komentar atas konten blog, melakukan promosi yangbberbau sara dan pornografi akan di hapus oleh admin blog. Terimakasih atas perhatiannya