1/25/18

peringati 100 hari kerja, wajah Anis Baswedan di tutupi celana dalam oleh netizen

Luapan kekecewaan 100 Hari kerja Anis-sandi netizen  tutupimuka anis dengan celana dalam


Beberapa waktu lalu tentunya masih teringat di ingatan kita semua sebuah proses politik yang membekas di ingatan masyarakat indonesia khususnya di ibukota negara indonesia "Jakarta". 

Fenomena politik tersebut menjadi menarik ketika basuki tcahaya purnama atau kerap di panggil Ahok sebagai bupati jakarta saat itu menjelang pemilu terganjal kasus penistaan agama yang menyulut emosi umat muslim di indonesia.  Dalam prosesnya ahok di demonstrasi oleh sebagian umat muslim di indonesia agar di penjarakan. Hal tersebut bertepatan dengan situasi politik yang sangat memungkinkan untuk di boncengi kepentingan oleh banyak pihak. Pada akhirnya ahok telah di fonis penjara dan kalah dalam prosesi politik DKI Jakarta.


Setelah fenomena tersebut Anis baswedan dan Sandiaga uno  berhasil memenangkan pemilu Jakarta. Serentetan pristiwa itu tentu saja membekas di ingatan masyarakat indonesia hingga menimbukjan perpecahan secara politik dan idiologi. Bahkan sampai saat ini setelah 100 hari anis baswedan dan sandiaga uno memimpin jakarta situasi panas tersebut belum mereda sepenuhnya, hal ini banyak terlihat dari prilaku masyarakat di dunia maya, salahsatunya adalah facebook, banyak sekali komentar dan tanggapan menarik terkait 100 har kerja anis _ sandi memimpin jakarta.

Tanggapan tersebut berkaitan dengan janji politik sewaktu kampanye yang pernah di janjiakan oleh pasangan ini diantaranya adalah, menyediakan hunian/rumah dengan Uang muka 0%, penutuoan hotel alexis dan masih banyak lagi, namun bagi para masyarakat dan media oposisi hal tersebut dinilai masih banyak mengandung kebohongan publik seperti apa yang di unggah oleh halaman "meme politik di facebook" sebagai berikut.

Selain ungkapan seperti gambar diatas banyak pula pihak yang mengapresiasi kinerja anis dan sandi dalam memimpin jakarta 100 hari kebelakang. Sebagai sebuah hasil yang positif misalnya saja di tunjukan oleh akun instagram di bawah ini.



Sementara itu dalam memperingati 100 hati kerja anis sandi salahsatu tv swasta dengan program politik "mata najwa" yang di bawakan oleh presenter cerdas najwa sihab. Menampilkan dialog antara anis dan najwa tentang program kerjanya di jakarta, namun banyak netizen berpendapat bahwa anis cukup ketetran menanggapi kritik najwa dan menilai bahwa anis banyak melakukan kebijakan yang terlalu berfokus pada masa lalu, yaitu dengan ingin membandingkan program kerjanya dengan ahok yang ingin dinilai berbeda.

Tingkah lucu netizen lain yang tidah kalah unik adalah misalnya saja dengan mengunggah foto menonton acara tersebut dengan menutupi wajah anis baswedan menggunakan celana dalam, prilaku seperti ini seharusnya tidak di lakukan di dunia maya karena harus kita sadari bahwa hal tersebut dapat di undangkan dengan undang2 ITE.


Namun demikian hal tersebut dapat menjadi tamparan bagi banyak pihak dan tolak ukur kepuasan masyarakat akan situasi politik yang terjadi di indonesia. Pada banyak situasi masyarakat telah terbungkam untuk menyuarakan aspirasinya, olehkarena itu kemuncukan media sosial dimana orang dapat menulis dan mengunggah apapun pada akhirnya menjadi euforia kebebasan yang sering kali di salahgunakan.

Untuk pihak anis baswedan dan sandiaga uno sendiri fenomena2 seperti ini seharusnya dapat menjadi indikator pribadi tentang pencapaian kerja dan kepuasan masyarakat terkait hasil kerjanya selama ini, sejatinya semua pihak harus ber introspeksi dan memaknai srgala momen dengan lebih positif.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar terkait artikel dan komentar atas konten blog, melakukan promosi yangbberbau sara dan pornografi akan di hapus oleh admin blog. Terimakasih atas perhatiannya